Tuesday, 14 February 2012

Epilog

Fuuhhh fuhhhh..berhabuk..Lama tak disentuh.
Dengan nama tuhan yang Maha Pencipta aku mulakan coretan kali ini.

Aku sedang menongkah badai terbesar kehidupan,dunia remaja.Dunia muda mudi.Dunia pesta yang mana mungkin aku berakhir dengan kapal karam,atau berjaya sampai ke muara dengan jaya.

Apa itu?

Ada pengertian disebalik yang ku kirimkan kata diatas.Fikir.Aku sedang berenand di dunia arena dimana aku perlu bijak untuk pisahkan tentang kehidupan dan nafsu nafsi.Cinta,ilmu,komitmen,keluarga ,kasih sayang kepada Tuhan,keluarga dan rakan.Dan mungkin juga seseorang peneman diriku.

Angel?

Biarlah peratusan yang kebiasaannya di beri kepasa Andle ku taburkan dan bahagikan kepada komitmen yang semakin tinngi menggunung dan cinta hakiki,Tuhan dan keluarga.Kian besar,kian ku mengerti erti kasih dan sayang kepada Tuhan yang satu.Ibu bapa dan sahabat yang berjuta.Berkasih biar satu,Berkawan biar beribu.

Apa maksudnya?

Aku masih muda.Setahun jagung kata orang.Orangkata,young life is time to enjoy .Tak semestinya.Nak ungkapkan salah tapi aku juga muda.Aku juga gemarkan berjoli sana sini.Mustahil tak ada oranf yag tak suka berjoli.Namun aku bersyukur setiap kali aku berjoli cha cha,Tuhan mesti ingatkan aku tentang batasan.Maha Pemurah Penciptaku yang satu.DiberiNya peluang demi peluang untuk aku ingat kepadaNya.

Bila direnung kembali segalanya,aku hanya mampu tersenyum sinis sendirian.Memikirkan kehidupan aku yang lampau.Sudah banyakkah aku berbakti?

Ada penyesalan?

Jangan kau menyesal.Kehidupan adalah medan wayang terbesar.Belajar dari pengalaman dan kau mampu jadi aktor yang terbaik di layar perak.Lenggok wayangmu dengan ikhlas dan tulus,pati Tuhan tidak melupakanmu..

Tuhan,jadikanlah setiap kebaikan untuk ku dan orang-orang disekelilingku.Amin.