Kadang-kadang kita menemui penyair yang membuat kita terdiam dan termenung dalam kesepian. Kadang-kadang kita menemui penyair yang di baris-baris kalimatnya kita belayar di lidah sastera yang lincin dan halus. Kadang-kadang kita menemui penyair yang meraikan kehidupan. Kadang-kadang kita menemui penyair yang berkasihkan kegelapan. Kadang-kadang kita menemui penyair yang bukan pun penyair. Kadang-kadang kita menemui jutaan penyair dalam diri seorang penyair. Kadang-kadang kita menemui manusia. Kadang-kadang kita menemui Tuhan. Kadang-kadang kita tidak menemui apa-apa. Kadang-kadang kita hanya menemui kata-kata. Dan kadang-kadang itu sudah cukup buat kita walaupun ia mungkin tidak cukup buat mereka yang melacurkan makna untuk kepentingan sementara.
Kadang-kadang kita hanya ingin menemui diri kita dalam diri seorang manusia, tetapi sebaliknya hati kita terjatuh dalam dakapan kekasih yang terlalu mencintai kata-kata yang sederhana.
My shadow goes before me.
With its hood up
it looks like a foghorn.
Kadang-kadang kita hanya ingin menemui diri kita dalam diri seorang manusia, tetapi sebaliknya hati kita terjatuh dalam dakapan kekasih yang terlalu mencintai kata-kata yang sederhana.
My shadow goes before me.
With its hood up
it looks like a foghorn.
No comments:
Post a Comment